Sabtu, 26 November 2016

10 Rahasia Yang Tak Pernah Dibocorkan Orang-Orang Sukses

Tags

Sekarang sudah paham, kan ?

Saat kamu membaca artikel, menonton video dan segala kesaksian seseorang dalam perjalanannya membangun sebuah bisnis, nampaknya perjalanan tersebut terjal namun nampak mudah untuk dihadapi. Kamu pun biasanya langsung bersemangat dan mulai mengumpulkan ide-ide untuk membuka sebuah usaha. Tetapi, seringkali anak-anak muda, termasuk kamu, patah semangat dan gagal di tengah jalan, dan menjadi trauma dalam berbisnis. Oleh karena itu, agar kamu tak sekedar melihat kulit luar dari membuka sebuah usaha, coba yuk pelajari fakta-fakta ini sebelum membuka bisnis.

1. Terkadang, ide pertama bisnismu bisa gagal.1-93242705880c3c67f8cfd4e37d6e602e.jpg

Pahami dengan baik bahwa ide bisnismu, secemerlang apapun rancanganmu dan dalam pikiranmu, itu tak 100% akan berhasil. Bisa saja gagal. Jadi, saat baru saja memulai sebuah usaha dan mengimplementasikan idemu lalu gagal, jangan minder dan menyerah. Cari lagi ide-ide lainnya yang bisa kamu terapkan atau bahkan memperbaiki ide bisnismu agar lebih sempurna lagi.

2. Bisnismu itu membutuhkan kerja keras dan pengorbanan lebih dari yang kamu bayangkan.2-01b153ffa6896f9fd83edafcfde71a11.jpg

Jangan menganggap asal kamu masih muda dan punya modal berlebih lantas bisa membuat bisnismu langsung sukses begitu saja tanpa ada pengorbanan dibaliknya. Kamu harus mendedikasikan waktu, tenaga dan pikiranmu dalam bisnis tersebut.

3. Bahkan, kamu akan mengorbankan banyak hal untuk bisa membuat bisnismu sukses.3-bce3ba6196bbdf4105d20a82669ff5b7.jpg

Bisa jadi waktu bersantai kamu juga berkurang drastis bahkan tak ada waktu bersantai di awal mula kamu membuka bisnis, lho. Selain itu, kamu pun harus mengalah dan tegas dengan dirimu sendiri untuk mengurangi waktu bermain, berkumpul bersama teman, untuk mengelola dan fokus mengembangkan bisnismu.

4. Jika ingin sukses, berani memulai bisnis saja tidak cukup. Kamu harus punya potensi dan skill-nya.4-1820260d4c0e325c5a6ec7666949cbb8.jpg

Hindari ikut-ikutan tren. Misalnya saja, sedang musim bisnis bunga, jika kamu tak punya potensi untuk menjual bunga, tak tahu siapa supplier terbaik dan termurah, maka jangan ikut-ikutan membuka bisnis bunga meskipun kamu berani mengambil risikonya. Pasalnya, potensi yang kamu miliki itu harus seimbang dan menunjang bisnismu.

5. Kamulah yang wajib menjadi pencoba pertama dari bisnismu.5-510aae5ef506b5ad1a52b58537689ebc.jpg

Jika kamu saja tak mau mencoba produk / jasa yang kamu tawarkan, apalagi orang lain? Tentu saja, pelanggan pertama dari bisnismu tersebut adalah dirimu sendiri. Ingat, kamu harus objektif dan menilai dari sisi pelanggan, ya !

6. Kamu wajib mandiri dan memprioritaskan seluruh kepentingan bisnismu.6-179bc2e46db236b9cd7e9bf30fb96685.jpg

Didalam membuka sebuah usaha, apalagi jika kamu memulainya sendirian, kamu berdiri sendiri. Orang tua, kerabat terdekatmu mungkin bisa memberikan nasihat serta masukan, namun segala keputusan utamanya ada ditanganmu. Jadi, wajib memiliki mental dan semangat baja, ya !

7. Harus belajar untuk berkata tidak dan selektif dalam mengambil tindakan.7-836e39990e26aaee7c6cbcf69f67e4b6.jpg

Jangan hanya karena kamu berteman, maka kamu menjadikan orang tersebut sebagai salah satu supplier-mu, apalagi jika harganya lebih mahal. Kamu harus pintar-pintar dalam mengambil langkah dalam berbisnis. Setiap penawaran yang masuk di kamu, baik itu dari teman ataupun lainnya, harus kamu nilai dengan adil.

8. Terkadang, kamu akan kehilangan teman-temanmu.8-01a92d011f9ec30375056a1d20fa14fd.jpg

Imbasnya, saat kamu menolak temanmu untuk menjadi supplier, rekan bisnis, dan lainnya yang berhubungan dengan bisnis, tak menutup kemungkinan dia jadi marah dan tidak enak hati denganmu. Tak masalah, artinya memang temanmu tersebut masih belum bisa membedakan mana kepentingan bisnis, mana kepentingan teman. Berpikirlah dengan kepala dingin, dan tetaplah optimis.

9. Tak semua orang cocok dengan bisnismu, dan tak semua orang bisa jadi pelangganmu.9-ab31de6d140f5d864bb41ef0c07b6de4.jpg

Misalnya saja kamu membuka sebuah coffee shop. Tentu para pelangganmu adalah orang-orang yang biasa mencari tempat meeting, suasana baru, para pecinta kopi, orang yang ingin sendiri, dan lain sebagainya. Merekalah target marketmu.

Sedangkan mereka yang sudah berumur dan lebih suka menyantap makanan rumah bukanlah pelangganmu. Jadi, kamu harus bisa menentukan dengan baik siapa sesungguhnya target market sebelum membuka bisnis.

10. Kamu wajib mencintai apapun bisnismu tersebut.10-f27dbbb3aa6e6ba54468192fa42fa353.jpg

Waktumu akan tersita habis untuk mengelola bisnis tersebut, jadi jangan sampai kamu merasa terbebani. Kamu harus bisa menikmati waktu dan bisnismu tersebut. Jika kamu selalu terbebani, tentu bisnismu juga tak akan bisa maju.

Jika selama ini kamu melihat bisnis dari permukaannya saja, maka sekarang inilah saatnya untuk menggali apa sebenarnya dibalik membuka sebuah bisnis tersebut. Jika memang  kamu sudah siap mental dengan 10 fakta ini, maka segeralah membuka bisnismu, ya !