Selasa, 02 Mei 2017

Pemain Baru di Online Shop? Terapkan 13 Tips Ini

Jangan cuma dibaca, mulailah dari sekarang

Lapak online tengah digandrungi banyak kalangan. Banyak keuntungan yang bisa dipetik dari bisnis ini. Banyak dikenal orang, biaya lebih terjangkau dan tak perlu mengurus konter penjualan. Menggiurkan, bukan?


Kamu salah satu yang ingin punya lapak online? Untuk memulainya, pastikan 13 langkah ini kamu lakoni. Kamu yang masih 'pemain baru', dijamin segera mendapatkan hati pelanggan.

1. Internet dan laptop adalah modal utama pelapak online.

1-9d740728f6d092f3843c381849a182fd.jpg
Langkah pertama membuka lapak online adalah memiliki laptop atau komputer dan internet. Tanpanya, kamu tidak bisa apa-apa. Jika belum ada, gunakan ponsel yang mendukung internet. Manfaatkan pula wifi gratis yang tersedia di kafe, mall, kampus, dan tempat lainnya.

2. Jangan lupa menjajal online marketplace, sosial media, atau blog gratisan untuk menjual barang daganganmu.

2-7bb2e58e4d09f75851a092cdd923135b.jpg
Sosial media, online marketplace (website khusus jual beli), forum, atau blog gratisan bisa kamu coba untuk berjualan. Kalau modal lebih, tidak salah membeli domain website. Belum pernah mendapat pelanggan?Online marketplace wajib dijajal. Dengan begitu, pelanggan akan mencari kamu. Bukan kamu yang mencari pelanggan.

3. Rawat lapakmu dengan mengunggah foto dan deskripsi barang satu per satu.

3-604fc598397b079e0cb993d913ed2e0f.jpg
Tempat jualan sudah dipilih. Kini, tampilkan daganganmu. Untuk melakukannya, kamu perlu waktu khusus apalagi kalau barangmu banyak. Setidaknya, satu jam setiap hari untuk mengurus semuanya.

4. Jangan sekali-kali mengambil foto dari lapak orang!

12-6aabc84eb183b552ee73460d9f171949.jpg
Agar lapak terlihat terpercaya, jangan mencomot foto dari Google. Apalagi kalau foto tersebut membubuhkanwatermark. Bisa-bisa, lapakmu tidak enak dilihat dan kurang asli. Kalau pesaingmu tahu, mereka pasti protes dan mencibir. Lebih baik tunjukkanlah keorisinalitas lapakmu, dan belajarlah lebih banyak mengenai product photography.

5. Memberi deskripsi barang harus jelas! Kalau memang tidak sempurna, sampaikan dan berilah diskon.

4-fd30f65aecf7541986ae1aa8fde266ab.jpg
Kepercayaan adalah prioritas dalam bisnis online. Apalagi pelanggan tidak bisa melihat langsung kondisi barang. Upayakan deskripsi barang meliputi merek atau nama, jenis, warna, bentuk, stok, kondisi (bekas atau baru), dan beratnya. Jika kondisinya tidak 100 persen, sampaikan dan beri diskon. Kalau ketahuan cacat belakangan, bukankah kamu rugi gara-gara blacklist pelanggan?

6. Sebagai pedagang, identitasmu harus jelas agar konsumen merasa aman.

5-d94f52825fa750220be3b30370ed8413.jpg
Identitas atau kontakmu penting dibubuhkan di lapak. Tak perlu membeberkan alamat lengkap dan data diri lainnya. Cukup nama dan kontak yang mudah dihubungi. Alamat lengkap bisa diinfokan kalau ada kesepakatan COD (cash on delivery).

7. Buatlah peraturan pembelian yang jelas. Dengan itu, tidak ada pembeli yang menipu.

6-85c2a063dcb07cd3087797fe7629c9ad.png
Contoh peraturan pembelian misalnya, pembayaran dilakukan 100 persen dan pesanan dikirim. Lalu, nomor resi dikirim untuk pelacakan. Peraturan pembelian juga menguntungkan saat barang yang stoknya hanya satu, diminati banyak pelanggan. Kamu bisa memprioritaskan pelanggan yang sudah membayar.

8. Tidak boleh patah semangat! Jangan sampai lapakmu diurus setengah-setengah.

7-b9a77572b97351275dbe70835c3954c4.jpg
Langkah selanjutnya adalah promosikan dan tunggu respon pelanggan. Selama itu, kuatkan komitmen. Kadang, kamu perlu menunggu lama supaya dapat pesanan. Jika niatmu cuma setengah-setengah, lapakmu bisa terhenti di tengah jalan.

9. Ketika lapak mulai mendapat pelanggan, jadilah pedagang jujur.

8-1b0d16ee7739f876a8108ca45fe02e77.jpg
Kejujuran adalah modal pelapak lainnya. Jangan memalsukan berat pesanan supaya mendapat untung lebih dari ongkos kirim. Menambahkan berat memang perlu untuk antisipasi berat kemasan. Tapi, pastikan tetap rasional. Dengan cara ini, pasti pelangganmu tak segan untuk kembali membeli lagi.

10. Mulailah mencatat transaksi jual beli. Ini sangat berguna kalau lapakmu kebanjiran orderan nanti.

9-c9c4fae3e86365e383a50970ce8d0686.jpg
Percayalah! Walaupun lapakmu laris, ada masanya kamu tak kunjung kaya. Keuanganmu selalu berputar untuk modal selanjutnya. Inilah perlunya catatan keuangan. Jika tidak, bagaimana kamu tahu untung rugi per bulan?

11. Jalan-jalanlah ke tempat baru. Tidak hanya pelanggan baru, kamu bisa menemukan pemasok barang yang menarik.

10-29bacd7c392ca4b696d6a405dcead816.jpg
Jalan-jalan dimanfaatkan untuk silaturahmi dan mempromosikan lapak. Kamu juga akan memperoleh info tempat mendapatkan bahan baku murah dan beragam.

12. Meskipun lapakmu tidak berbentuk fisik, persaingan tetap ada. Jangan takut dan beranilah berkompetisi dengan mereka.

11-2259d730d88b2f3f427bece13e13519e.jpg
Semua bisnis selalu ada pesaingnya. Beranilah berkompetisi dengan mereka. Ciptakan hal baru, yang tidak pesaingmu miliki. Misalnya, bonus atau inovasi dagangan.

13. Jadikan aktivitas mengecek lapak sebagai rutinitas. Kalau ada yang tanya tentang produk dan bisa dibujuk, kamulah yang untung!

13-0e34903ea759af1e743540d2011eb036.jpg
Memantau lapak harus nomor satu, apalagi kalau mulai ramai. Pembeli senang jika pemilik lapak merespon cepat. Kamu juga bisa membujuk pembeli yang ragu agar tertarik membeli. Gunakan bahasa yang sopan dan tidak memaksa. Niscaya, merekalah pelanggan setia.

Masih ada satu tips terakhir supaya lapakmu didatangi banyak pembeli. Mau tahu?
Ayo, buat lapakmu sekarang! Kapan lagi? Domino QQ