Minggu, 01 Januari 2017

Gurihnya Bisnis Katering Kantoran

Tags

DuniaUsaha.Com - Memanfaatkan peluang bisnis dari kebiasaan makan siang para pegawai kantoran.
M. Arif Isnadi sukses mendulang uang dari bisnis katering untuk karyawan dan penghuni apartemen. Untungnya bisa di atas 50 Persen.

Ide berbisnis katering untuk karyawan muncul setelah saya mengamati kebiasaan para karyawan saat makan siang: mereka yang malas beranjak dari meja kerja atau yang sedang sibuk biasanya akan menyuruh office boy untuk membelikan makan siang. Karyawan-karyawan tipe ini yang menjadi target pasar kami.

Pada 2000 saya mendirikan Pe’De Katering (nasiboks.com) dengan memanfaatkan keahlian istri dan kerabatnya yang pandai mengolah masakan. Konsumen pertama kami ketika itu adalah karyawan dan direksi kantor Blue Bird pusat. 

Kebetulan saya dan istri pernah menjadi karyawan di kantor ini, jadi ini cara kami untuk menguji pasar. Lagi pula tempat tinggal kami dekat dengan kantor Blue Bird. Karena puas, mereka secara tidak langsung ikut membantu mempromosikan bisnis kami dari mulut ke mulut.
Paket katering yang kami tawarkan berupa nasi kotak yang terdiri nasi, menu utama seperti ikan, telur, atau ayam, menu tambahan seperti tumis, tempe, tahu goreng dan perkedel, sayur, kerupuk, dan buah-buahan. Harga yang kami tawarkan mulai dari Rp17.500.

Memang banyak rumah makan atau restoran yang sudah memiliki layanan pesan antar. Namun mereka bukan pesaing kami. Karena kami menawarkan cita rasa khas makanan rumahan lewat menu-menu yang kami sajikan. Kami juga lebih kreatif dalam menyajikan menu. Kepada pelanggan kami berikan daftar menu untuk satu bulan di mana menu yang ada setiap harinya berbeda. Menu pada Senin di minggu pertama akan kami sajikan lagi di hari senin minggu pertama di bulan berikutnya. Sehingga pelanggan tidak bosan. Sementara rumah makan atau restoran biasanya menyajikan menu yang sama setiap hari.

Kami juga menyasar target para penghuni apartemen dengan paket tiga susun rantang berisi lauk tanpa nasi dengan harga mulai Rp70 ribu per paket. Kami sengaja tidak menyertakan nasi karena para penghuni apartemen biasanya memasak nasi sendiri. 

Untuk paket katering apartemen ini, konsumen kami wajibkan untuk memberikan uang deposit sebesar kurang lebih Rp200 ribu terlebih dahulu. Ini untuk uang pengganti ketika rantang yang kami pinjamkan hilang atau rusak. Ketika konsumen tidak lagi berlangganan, maka uang deposit tersebut kami kembalikan dengan syarat rantang tidak hilang atau rusak.

Khusus untuk paket katering apartemen ini sistem pembayarannya adalah di hari jumat setiap minggunya. Dalam satu minggu tersebut konsumen boleh memesan setiap hari, dua hari sekali atau bahkan tiga hari sekali. 

Untuk pemesanan kami terima minimal satu hari sebelum hari pengiriman. Khusus katering untuk karyawan akan kami layani jika di lokasi konsumen minimal ada tiga pemesanan. Sedangkan untuk paket apartemen tidak ada minimal pemesanan.  

Kami memiliki petugas pengantar khusus. Namun jika pemesanan sedang ramai, kami juga memanfaatkan jasa tukang ojek yang mangkal di sekitar lingkungan tempat tinggal kami. Agar pesanan diterima oleh konsumen tepat waktu, kami melatih para petugas antar untuk terlebih dahulu melakukan survei lokasi ke alamat konsumen satu hari sebelumnya, khusus untuk konsumen baru. Sehingga mereka tidak lagi menghabiskan waktu mencari alamat saat mengantarkan pesanan.

Kami hanya bisa menjangkau lokasi-lokasi terdekat dengan tempat tinggal kami. Bukan apa-apa, keberadaan lokasi memengaruhi kualitas makanan yang dibawa. Semakin jauh lokasi, maka akan semakin berkurang rasa makanan tersebut karena dingin atau terlalu lama berada di dalam wadah.
Untuk memperluas jaringan serta menambah informasi dan pengetahua kami di bisnis katering, kami menjadi anggota milis-milis katering, perumahan serta apartemen. Milis ini sangat bermanfaat dalam membantu memberikan saran dan ide untuk mengembangkan bisnis kami. 

Saya selalu mendengar saran atau keluhan dari pelanggan agar terus meningkatkan kualitas produk dan pelayanan kami. Jika pelanggan tidak ingin makanannya diberikan MSG atau terlalu asin, maka kami siap menyesuaikan. Karena dalam bisnis makanan ini kepuasan pelanggan dalam menyantap makanan kami adalah nomor satu.

Keuntungan yang bisa didapatkan dari bisnis katering ini berkisar antara 50%-60%. Dari sekadar katering kantoran dan apartemen, bisnis ini bisa berkembang menjadi katering untuk acara-acara besar seperti seminar, hajatan, maupun acara-acara syukuran