Rabu, 18 Januari 2017

Konsep Ekonomi Sederhana yang Harus Kamu Ketahui agar Hidupmu Lebih Mudah

Tags

Ini sangat penting untuk kehidupanmu sehari-hari

Ekonomi mungkin terdengar seperti ilmu yang sulit dipelajari bagi sebagian orang. Layaknya ilmu yang lain, gak semua orang tertarik dengan topik yang satu ini atau mungkin malah sama sekali gak pernah menyentuhnya. Seperti ilmu lainnya juga, ekonomi pun memiliki peranan tersendiri dalam kehidupan.

Kamu sendiri sesungguhnya gak perlu mendalami ekonomi jika ingin membuktikannya. Karena tanpa disadari, sesungguhnya beragam konsep dan teorinya bahkan tercermin dari kehidupan kita sehari-hari. Berikut ulasannya!

Opportunity Costcoins-1015125-960-720-00d1d7052086d41da3a8a26d8cdbb141.jpg

Salah satu konsep yang paling populer dalam ekonomi ini sesungguhnya dihadapi oleh kita hampir di setiap waktu lho. Konsep yang satu ini merupakan salah satu komponen utama dalam proses menetapkan sebuah keputusan (decision making) di mana dalam prosesnya kamu dihadapkan dengan berbagai pilihan.Opportunity Cost tak lain meliputi hal yang harus kamu korbankan (cost) jika kamu memilih salah satu pilihan.

Contoh: Kamu harus menghadiri dua acara berbeda di hari dan waktu yang bersamaan. Acara pertama adalah ulang tahun ibumu, sementara acara yang kedua adalah rapat organisasi di kampusmu. Jika kamu memilih untuk menghadiri rapat, maka opportunity cost-nya adalah kamu kehilangan kesempatan untuk bisa menghadiri ulang tahun ibumu.

Marginal Utility Theorypexels-photo-210990-18d0e586fcc77edb1467dabb93c7a7e7.jpeg

Teori yang satu ini memberikan gambaran mengenai perilaku kita dalam menentukan cara kita melakukan pengeluaran. Dengan menghubungkannya dengan tingkat kepuasan konsumen (utility), teori ini berpendapat bahwa konsumen akan membandingkan biaya yang dibutuhkan dengan tingkat kepuasan yang akan didapat. Dengan kata lain, kita akan memilih membeli barang atau jasa yang memberikan kepuasan paling banyak yang bisa didapat dari uang yang kita miliki.
Contoh: Kamu memiliki uang senilai Rp 50.000,-. Dengan uang tersebut, kamu bisa membeli tiket nonton film di bioskop dengan harga yang sama, atau membeli baju seharga Rp 30.000,- dan sisanya bisa kamu gunakan untuk membeli alat tulis.

Menonton di bioskop dapat memberikanmu kepuasan hanya dua jam saja, namun dengan memiliki baju dan alat tulis baru kamu masih bisa menggunakannya dalam jangka waktu yang lebih lama. Berdasarkan teori ini, secara otomatis kamu akan memilih opsi kedua, karena tingkat kepuasan yang didapat jelas lebih tinggi.

Risk-return trade offperson-apple-laptop-notebook-80b9fd66ba662fda27a18ea3ca4126e3.jpg

Prinsip ini menjelaskan bahwa keuntungan tidak lepas dari risiko, dan keduanya berbanding lurus satu sama lain. Untuk memperoleh keuntungan yang tinggi, otomatis risiko yang harus dihadapi juga semakin tinggi, begitu pun sebaliknya. Prinsip ekonomi yang satu ini menjadi salah satu prinsip yang paling umum dan juga tercermin jelas dalam berbagai bentuk investasi.

Contoh: Berwirausaha cenderung lebih menguntungkan ketimbang bekerja kantoran biasa. Namun untuk bisa sukses berwirausaha dibutuhkan modal yang tidak sedikit dan berbagai sumber daya yang harus dikerahkan. Alhasil, jika merugi, risiko kerugian yang didapat juga besar, senilai dengan modal yang dikeluarkan atau mungkin lebih banyak.

Game Theorybusiness-18107-960-720-fa13ad9195bea8692a5f96a8666125ea.jpg

Membahas mengenai kerja sama, konflik, juga persaingan, teori ini merupakan salah satu teori yang paling populer karena penerapannya gak cuma bisa terjadi di lingkup ekonomi saja bahkan hingga ke politik. Teori ini menentukan langkah dalam pemilihan keputusan secara strategis dengan cara menelaah beragam faktor yang terlibat. Dari cara ini akan diketahui berbagai kemungkinan dampak yang dapat terjadi jika suatu keputusan diambil, sehingga ditemukan langkah yang paling tepat dalam mengambil pilihan.

Contoh: Kamu sedang ingin membeli sebuah barang di penjual dan ingin menawarnya. Kamu tahu jika penjual tersebut mematok harga yang tinggi. Untuk mendapat harga termurah, kamu memberi tahu harga yang dipatok penjual lainnya terhadap penjual tersebut di mana harganya jauh lebih murah di penjual lain. Kamu melakukannya karena ketika penjual menyadari harga yang dijual oleh penjual lainnya lebih murah, dia akan bersaing dan memasang harga terendah guna bisa merebut pelanggan. Dengan begitu, kamu bisa mendapat harga termurah untuk barang yang ingin kamu beli.

The Law of Diminishing Returnswallet-1013789-960-720-3987e581bf8ceb64f4a71c44091feaa8.jpg

Prinsip populer lainnya di dalam ilmu ekonomi ini juga membuktikan bahwa untuk meningkatkan hasil (output) harus dibutuhkan peningkatan faktor-faktor produksi (input) secara keseluruhan. Jika hanya salah satu faktor saja yang ditingkatkan, sementara yang lainnya stagnan, output diperkirakan malah akan menurun.
Contoh: Kamu kehausan dan membeli dua botol minuman dingin. Meski kamu menghabiskan kedua botol, namun pada akhirnya kamu hanya menikmati botol pertama karena saat mengonsumsi botol kedua kamu sudah kembung. Sehingga kenikmatan dan kepuasan meminum minuman tersebut hanya kamu rasakan di botol pertama saja lantaran kamu mengonsumsi terlalu banyak.

Tidak sulit bukan membuktikan keberadaan konsep dan teori ekonomi di kehidupan kita. Jika kamu sudah mengetahui dan mempelajarinya, kamu nanti juga bisa merasakan manfaatnya. Karena konsep dan teori tersebut bisa membantu kamu dalam membuat berbagai keputusan di kehidupanmu ketika kamu menerapkannya dengan benar.