Minggu, 08 Januari 2017

Cara Paling Bijak Menghabiskan Uang: 'Membeli' Pengalaman

Uang juga bisa jadi sumber kebahagian jika digunakan secara tepat.

Uang memang bukan segala-galanya, namun jika digunakan dengan bijak, bisa saja memberikanmu kebahagiaan. Lantas, seperti apa cara bijak menggunakan uang? Jawabannya adalah bukan dengan membeli perabotan, handphone baru, atau pakaian yang mahal, melainkan dengan membeli pengalaman.

Kebahagian yang dihasilkan dari pengalaman seperti liburan bertahan lebih lama ketimbang kebahagian yang didapat dari membeli barang.clothes-travel-voyage-backpack-b65844a0ff5c0e4fde118d6d18eaba83.jpg

Antusiasme dan rasa girang mungkin akan secara instan terpancar di wajah kita ketika handphone seri terbaru berhasil terbeli dan tergenggam di tangan. Tapi kebahagian yang dirasa mungkin hanya akan bertahan hingga seri terbaru yang lebih canggih akhirnya dirilis, atau ketika handphone tersebut sudah rusak. 
Berbeda jika kita menggunakan uang kita untuk berlibur dan melakukan berbagai kegiatan yang belum pernah kita lakukan sebelumnya. Segala pengalaman dan memori akan hal tersebut akan terus tersimpan oleh kita dan memegang andil dalam kebahagiaan kita.

Hal ini juga disetujui oleh Dr. Thomas Gilovich, seorang professor psikologi dari Cornell University.concert-crowd-c08d6f32e66f1374cc60107c5dc83ad6.jpg

Gilovich sebelumnya sempat melakukan penelitian terkait hubungan antara uang dan kebahagian. Hasilnya diketahui bahwa hubungan keduanya menyerupai sebuah paradoks. Uang dianggap bisa membeli kebahagiaan namun hanya sampai titik tertentu. Ketika uang dimanfaatkan untuk melakukan pembelian berupa barang, tingkat kepuasan akan segera naik namun tak lama kemudian malah akan turun. Berbanding terbalik ketika pembelian dilakukan untuk sesuatu yang menawarkan pengalaman baru.

hike-250ecde1a9218fe555a40ee97c1a0972.jpeg
Studi lainnya juga mendukung hasil penelitian ini yang dilansir dari Elite Daily. Peneliti dari San Francisco State University menemukan bahwa kebanyakan orang mengaku kerap melakukan berbagai pembelian yang berujung ke penyesalan. Meskipun mereka menyadari bahwa pengalaman jauh lebih berharga, tren terkini dan minat pasar tanpa disadari mempengaruhi mereka dalam melakukan pembelian.

Lantas apakah berarti kita tidak boleh mengunakan uang kita untuk membeli apapun selain mencari pengalaman?buying-9-50e9d44bfcea9839f7b50e712e6fdf6e.jpg

Tentu saja boleh, Gilovich juga tetap menyarankan untuk gak lupa berinvestasi untuk melindungi keuanganmu. Tapi kita harus selalu ingat bahwa untuk bisa bahagia, materi bukan lah segalanya. Jadi sisihkan sebagian uangmu untuk berlibur, mendaki gunung, atau rafting dengan sahabatmu. Karena pastinya kenangan dan momen yang dimiliki akan jauh lebih berharga dari apapun