Senin, 03 April 2017

Kenali Budget Worksheet, Trik Sederhana Mengelola Gaji

Sering bertanya, "Uang gue ke mana aja, ya..." 'kan?

Mengatur keuangan membutuhkan kedisiplinan dan ketelitian. Tapi bukan berarti gak semua orang bisa melakukannya. Ada satu trik yang wajib kamu tahu dan terapkan, terutama untuk kamu yang sering kebingungan ketika uang kamu menghilang tanpa sebab menjelang akhir bulan. Terapkanlah sebuah pencatatan gaji secara sederhana menggunakan kolom sederhana yang disebut Budget Worksheet. Untuk generasi millennials, cara ini dijamin berguna karena tak serumit kolom pencatatan akuntansi seperti pada umumnya.


Yuk, disimak baik-baik!

Trik ini dilakukan dengan membuat catatan keuangan bulanan yang dinamakan Budget Worksheet.

2016-3-18-71c39a3ca022eaf4d4ca9a12afb43c44.jpg
Secara garis besar, konsep dari Budget Worksheet terbilang cukup sederhana. Budget Worksheetmembantumu melacak seluruh pengeluaranmu, juga menunjukkan kepadamu apakah pengeluaranmu selama ini sesuai dengan anggaran yang kamu tetapkan dan tidak melebihi jumlah pendapatanmu sendiri.
Supaya kamu bisa menerapkan trik ini, kamu perlu mempelajari langkah-langkah cara pembuatannya terlebih dahulu yang sudah dijabarkan di bawah ini.

Langkah pertama: Buatlah tabel berisi daftar sumber penghasilanmu dalam sebulan.

Penghasilan

Estimasi Jumlah

Jumlah Aktual

Sumber 1  
Sumber 2  
Sumber 3  
Total:  

Langkah ini penting untuk memastikan dari mana dan berapa kamu mendapatkan penghasilanmu. Pastikan kamu memasukkan semua sumber penghasilanmu agar lebih terperinci. 

Kemudian, isilah kolom “estimasi jumlah” dengan perkiraan jumlah penghasilan yang kamu dapat rata-rata setiap bulannya, tidak perlu diisi dengan angka pasti. Baru lah masuk di kolom berikutnya yaitu kolom “jumlah aktual” kamu memasukkan secara tepat angka yang kamu peroleh di bulan tersebut. Hal ini ditujukan supaya kamu bisa membandingkan jumlah estimasi penghasilan dengan jumlah persisnya, dan mengetahui jika ada perubahan jumlah pendapatan yang kamu peroleh dalam suatu bulan.

Langkah kedua: Susun tabel berisikan daftar kebutuhanmu beserta jumlah pengeluaran yang dibutuhkan.

Pengeluaran

Estimasi Anggaran

Anggaran Aktual

Utang  
Belanja Bulanan  
Buku  
Bensin  
Uang Transportasi  
Total:  

Jika kamu memiliki beberapa tagihan yang harus dibayar, cicilan, dan berbagai kebutuhan lainnya seperti belanja bulanan, bensin, dan sebagainya, masukkan semuanya ke dalam tabel ini, termasuk dengan anggaran untuk tabunganmu. Pastikan kamu memasukkan segala yang menjadi kebutuhanmu dan membutuhkan pengeluaran di bulan tersebut.

Karena kebutuhan pengeluaran di tiap bulan tidak selalu sama, jadi kamu gak boleh malas untuk memperbarui tabelmu di tiap bulan. Misalnya, di bulan ini ada beberapa resep obat dokter yang harus kamu beli, atau kamu harus menyerviskan kendaraanmu, pastikan kamu mencatatnya ke dalam Budget Worksheet-mu.

Jika memungkinkan, buat daftar pengeluaranmu serinci mungkin supaya memudahkanmu mendeteksi arus pengeluaranmu. Satu lagi, mengisi tabel pengeluaran ini juga gak lupa dengan membagi catatan antara estimasi pengeluaran, dengan jumlah pengeluaran persisnya, seperti di tabel penghasilan sebelumnya.

Langkah ketiga: Jumlahkan seluruh pengeluaranmu kemudian bandingkan dengan jumlah penghasilanmu.

Total

Estimasi

 Aktual

Total PenghasilanRp ,-Rp ,-
Total PengeluaranRp ,-Rp ,-
Sisa Anggaran
(Penghasilan) - (Pengeluaran)
Rp ,-Rp ,-

Setelah semua pengeluaran sudah kamu jumlahkan, hasilnya kamu kurangi dengan jumlah penghasilanmu yang telah kamu hitung sebelumnya. Jika ada selisih lebih, berarti itu adalah sisa uang yang kamu dapat dan bisa bebas kamu gunakan untuk main, nongkrong, atau bahkan untuk ditabung lagi. Namun jika ternyata hasil penjumlahan tersebut malah menjadi defisit, tandanya ada yang harus kamu perbaiki dari pola keuanganmu itu. Kamu bisa mengakalinya dengan mengurangi alokasi anggaran di sektor pengeluaran tertentu, misal di bagian belanja bulanan atau tagihan telepon. Intinya sih, kamu harus lebih berhemat lagi.

Kemudian juga jangan lupa ikut membandingkan jumlah estimasi penghasilan dengan jumlah estimasi pengeluaranmu. Angka estimasi ini mewakilkan target anggaranmu dan dari sini juga bisa menentukan apakah kamu berhasil mencapai target tersebut dengan melakukan pengeluaran aktual yang lebih sedikit, atau belum. Hal ini juga memberikanmu acuan dalam menjaga pola keuanganmu supaya tetap sesuai jalur.

Sekarang gak perlu takut lagi kan kehabisan uang di akhir bulan jika kamu sudah mempersiapkan semacam ini sejak awal. Jadi, jangan lupa untuk segera dipraktikkan, ya. Domino QQ